Main menu

Default shortcuts

Alexa widget

Facebook Login

Connect

Who's online

There are currently 0 users online.

Powered by Drupal

You are here

LELAH KU SIRNA

LELAH KU SIRNA
 
Image courtesy of [image creator name] / FreeDigitalPhotos.net
Image courtesy of [image creator name] / FreeDigitalPhotos.net

Selamat Pagi Sahabat, Firman TUHAN bagi kita semua untuk sepanjang hari ini Senin 29 April 2013

Keluaran 18 : 18 Engkau akan menjadi sangat lelah, baik engkau baik bangsa yang beserta engkau ini; sebab pekerjaan ini terlalu berat bagimu, takkan sanggup engkau melakukannya seorang diri saja.

Setelah pulang kerja, biasanya kami langsung pulang. Karena tempat tinggal kami dengan tempat kerja sangatlah jauh. Perjalanan 1 jam 30 menit kalau lancar tanpa macet. Namun jika kena macet di kawasan yang sedang di bangun fly over, maka bisa memakan waktu 2 jam 30 menit. Sungguh jangka waktu yang sangat lama di perjalanan naik sepeda motor.


Terkadang ada rasa jenuh dan bosan karena macet, jarak yang jauh dan menghadapi berbagai macam pengendara kendaraan di jalanan kota Medan ini. Ada pengguna jalan raya yang seenak diri sendiri mengendarai kendaraannya, ada yang tidak perduli sudah membahayakan pengguna jalan yang lainnya. Sungguh satu keadaan nyata yang harus saya hadapi dengan kesabaran tingkat tinggi.

Yang membuat aku sangat senang dan merasa beban dan lelah di sepanjang jalan itu sirna dengan senyum dan canda tegur istri ku sepanjang kami berjalan. Dan yang memang terpenting adalah aku harus mengendarai sepeda motor dengan sabar, menuruti peraturan lalu lintas dan lebih memilih mengalah terhadap pengendara kendaraan yang brutal dan ugal-ugalan. Dan aku selalu harus mengingat bahwa aku membawa istriku di belakang dan dia adalah pasanganku mengendarai sepeda motor ini, yang selalu mengingatkan aku saat aku merasa kesal, saat mobil tiba-tiba menyalib kendaraan yang aku bawa dan tiba-tiba berhenti, ada istriku yang selalu mengingatkan aku untuk selalu berhati-hati dan memilih sabar mengalah dari pengendara yang lainnya.

Setelah menempuh perjalanan pergi dan pulang aku selalu melihat istriku tersenyum dan bahagia, itu jugalah yang membuat aku merasa lelah ku sirna sesaat itu juga. Tak terasa walau sebenarnya sungguh lelah. Hal yang terpenting adalah keselamatan di perjalanan saat berangkat dan saat pulang.
Demikian juga sahabatku, yang terpenting adalah keselamatan yang harus kita utamakan dalam hidup ini, yah keselamatan yang telah di berikan kepada kita oleh TUHAN kita. Terkadang dalam menjalani kehidupan iman kita, ada saja yang menjadi penghalang dan penggoda untuk kita celaka iman. Ada yang membicarakan kita, ada yang menghina kita, ada yang menganggap dirinya paling baik dan benar dan kita adalah yang salah. Banyak lagi dan aku yakin sahabatku semua yang membaca mengalami hal yang sama dan mungkin bahkan lebih menyakitkan dan melelahkan lagi dari pada apa yang saya tuliskan.

Namun sahabatku, ingat tujuan perjalanan kita adalah selamat sampai di tempat yang hendak kita datangi. Demikian juga perjalanan iman kita adalah keselamatan sampai ke surga. Ingat juga sahabatku bahwa di belakang kita ada ROH KUDUS yang seringkali mengingatkan kita dan menegur kita dengan ramah dan senyuman yang indah.

Saat tiba di tempat yang kita tuju maka sangatlah senang rasanya, demikian juga dengan kehidupan kerohanian kita, di saat tujuan akhir kehidupan kerohanian kita yaitu surga telah kita tuju, maka kebahagiaan yang sempurna dari segala kebahagiaan yang akan kita terima.

Selamat pagi sahabatku, terima kasih sudah ikut membaca tulisan singkat ku ini. Yang pasti tulisanku ini juga berguna bagi aku sebagai pengingat akan diri ku sendiri, dan aku berharap juga semua orang yang membaca nya juga dapat mengambil manfaat untuk kehidupan pribadinya masing-masing.
 
Selamat beraktifitas.

Yang Suka Dengan Tulisanku Ini dan Berbahagia Atas Kasih Karunia TUHAN Katakan AMIN Saudara.
Ditulis oleh Pakpahan Herman

Facebook Comment