Main menu

Default shortcuts

Alexa widget

Facebook Login

Connect

Who's online

There are currently 0 users online.

Powered by Drupal

You are here

BERTUMBUH DAN MENJADI KUAT

<p>Ditulis oleh Pakpahan Herman</p> <p> Saya teringat saat saya masih di Tarutung bersama Ibu dan Bapak, sedari kecil saya tidak pernah mengerti bertani dan bercocok tanam, karena kami sedari kecil sudah hidup di kota Palembang. Namun di masa tua kedua orang tua ku ini memilih kembali ke kampung halamannya di Tarutung.</p> <p> Satu pengalaman yang baru kudapat selama bersama orang tua ku di kampung halaman mereka di Tarutung, mereka mulai bercocok tanam, bertani, menanam padi, cabai dan tanaman lainnya. Satu saat kami menuju ke kebun Kakek ku almarhum, ibu berkata bahwa pohon mangga di kebun kakek itu sangat enak dan manis. Lalu ibu menyuruh aku mengambil ijuk buah kelapa dan tali, aku tidak tahu untuk apa ibu menyuruh aku mengambil kedua benda itu, segera aku ambilkan yang di pinta ibu. Lalu aku melihat ibu mengupas kulit di dahan pohon mangga itu, saya bertanya kepada ibu ku</p> <p> “ Ma, apa pohon mangga itu tidak akan mati jika di kupas kulit dahan nya?”<br /> “ Ohh tidak, dibagian yang dikulitin ini nanti kita lapisi dengan tanah dan kita tutupi dengan ijuk kelapa. Setelah beberapa minggu nanti akan tumbuh akar baru dari bagian batang yang dikuliti itu, nanti kita bawa ke rumah dan kita tanam di depan rumah. Ujar ibu ku “ menjawab kebingunganku yang tidak mengerti dengan proses yang dilakukan oleh ibu terhadap pohon mangga tersebut, dan akhirnya aku tahu itulah yang disebut dengan mencangkok.<br /> Dahan yang dicangkok itu merasakan sakit saat dikuliti kulit nya, namun setelah beberapa minggu kemudian tumbuhlah akar di dalam bungkusan ijuk yang menutupi bagian dahan pohon itu.<br /> Setelah terlihat akarnya lalu ibu ku memotong dahan itu dibagian paling ujung dari bungkusan ijuk kelapa tersebut, kami membawanya ke rumah. Dan saat ini pohon itu sudah berbuah, berapa kali berbuah aku masih sempat menikmati manisnya buah mangga itu.<br /> Dahan pohon mangga yang merasakan sakit yang tak terhingga saat ibu ku menguliti kulitnya itu sekarang sudah menjadi pohon yang kuat dan menghasilkan buah yang lebat.</p> <p> Banyak penderitaan yang menyakitkan dalam kita menjalani hidup ini, hari demi hari kita lalui dan harus kita jalani tanpa ada waktu untuk melakukan pause ataupun mencoba untuk memilih tidak menderita. Sama hal nya dahan pohon tersebut tidak bisa memilih untuk tidak dikuliti. Percayalah bahwa penderitaan yang kita hadapi adalah suatu hal yang akan membuat kita menjadi Pohon yang bertumbuh dan menghasilkan buah yang manis dan segar. HP</p> <p> Firman TUHAN sebagai Perenungan bagi kita semua pada Pagi hari Senin 03/12/2012 ini terdapat di dalam kitab</p> <p> II Petrus 3:18 Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya.</p> <p>  </p>

Facebook Comment